skip to Main Content
+62 878-1947-9927 triplec@trunojoyo.ac.id

Cara Membuat Artikel SEO yang Optimal dengan Cepat

Artikel SEO adalah artikel yang pembuatannya bertujuan agar tulisan tersebut muncul di search engine, dna dapat menarik pengunjung, sehingga website mendapat traffic yang diinginkan. Cara agar artikel tulisanmu muncul di pages one, maka artikel SEO harus optimal. Artikel ini akan membahas secara ringkas terkait dasar-dasar kepenulisan artikel SEO agar optimal.

Cara membuat artikel SEO yang optimal dengan cepat

Sebelum menulis artikel SEO pada wordpress, kamu bisa mempelajari terlebih dahulu dasar dasar kepenulisan artikel SEO. Hal tersebut bertujuan agar tulisanmu bisa muncul di pages one dan mampu bersaing dengan artikel lainnya. Maka optimalisasi artikel SEO menjadi sangat penting.

SEO (Search Engine Optimization) merupakan upaya pengoptimalan website agar berada di peringkat teratas. Nah, ketika membuat artikel SEO kamu harus membuatnya secara optimal dengan cara mengetahui dasar-dasar kepenulisannya terlebih dahulu.

Dasar-dasar kepenulisan artikel SEO

1. Penggunaan kalimat aktif dan kalimat pasif

Kamu perlu memperhatikan kalimat-kalimat aktif dan pasif. Jangan sampai kalimat pasif mendominasi artikelmu, cukup sesuaikan dengan porsinya. Kamu bisa cek di bagian bacaan. Ini tidak berpengaruh pada kualitas artikelmu.

2. Penggunaan tag, slug, dan SEO title

Pada kolom tag, kamu bisa mengisi kata kunci pada artikelmu, dan kata lain yang kemungkinan orang mencari di artikel ini. Kamu cukup mencantumkan 2 tag saja, agar tidak memberatkan sistem. Tag ini berfungsi membantu orang-orang ketika mencari suatu topik, dapat mengarah ke artikel ini.

Slug cukup tulis kata kunci artikelnya, ini berfungsi agar kata kunci yang di bidik bisa lebih tepat sasaran, dan orang tidak kerepotan mencari artikel ini. Dan SEO title, atau judul SEO ini apabila berwarna merah, maka judul tersebut terlalu panjang, jadi harus lebih di padatkan agar optimal.

3. Penulisan meta description (deskripsi) dan pemilihan kategori

Kolom meta deskripsi diisi dengan poin pentingnya apa yang ada dalam artikel tersebut, harus menyertakan kata kunci artikelnya. Selanjutnya ada pemilihan kategori, kamu bisa menyesuaikan artikel yang kamu buat, termasuk kategori apa. Sebelum itu, buat kategorinya terlebih dahulu.

4.Petapean gambar, Kata kunci, dan judul artikel

Gambar pada artikel pada judulnya, dan nama gambar tersebut agar lebih optimal di pencarian google, kamu bisa menuliskannya sesuai dengan judul artikel SEO yang kamu buat. Ini berguna ketika ada yang mencari gambar tersebut atau sedang melihat gambar tersebut di google, maka bisa langsung mengarah ke artikelnya. Gambar bisa melalui proses editing, atau bisa download pada penyedia gambar secara gratis tanpa watermark.

Kata kunci minimal terdiri dari 2 kata dan maksimal 4 kata agar poin pentingnya bisa tersampaikan dengan mudah. Kata kunci harus ada pada judul artikel. Jadi, ketika menulis artikel, kamu harus menentukan topik artikelnya apa, lalu pilih kata yang pas dengan artikel tersebut, selanjutnya rangkai menjadi sebuah kalimat utuh sebagai judul artikel.

Dalam satu artikel kata kunci harus ada pada paragraf pertama, agar kata kunci yang kamu bidik dapat tepat sasaran, dan pembaca bisa mengetahui topik artikel yang kamu buat. Kamu bisa memperbanyak kata kunci dalam 1 artikel, tapi harus menyesuaikan jumlah kata yang kamu ketik pula, kamu bisa menyesuaikan dengan check seo nya.

5. Penulisan heading, link internal, dan link eksternal

Pada artikel SEO harus ada heading, sub heading (h2, h3, h4 dan seterusnya). Heading 1 untuk judul, heading 2 bisa untuk pengulangan judul, yang letaknya di dalam artikel. Tajuk 3 dan seterusnya berguna untuk sub judul atau hal penting lainnya.

Link internal, berarti mengaitkan link suatu artikel yang berasal dari sumber website yang sama. Tautan dan kata yang diikatkan harus berkorelasi, agar pembaca ketika klik pada bagian tersebut dapat mengarah ke artikel yang memang perlu. Begitu pula untuk link eksternal, kamu ambil slug/link dari artikel dari website lain, lalu kamu kaitkan dengan artikel milikmu.

6. Kepenulisan artikel

Ketika menulis artikel, mulai dari pembuka pada paragraf pertama, yang harus ada kata kunci, dan topiknya jelas. Selain memperhatikan unsur kalimat aktif dan pasif, kamu jangan pernah melakukan copy paste dari artikel lain ke wordpress ketika hendak menulis artikel, jangan pernah copas dari dokumen, notes dan lainnya semacamnya, karena akan terbaca SPAN atau terlihat system jika copas. Itu akan berpengaruh pada indeks kualitas artikel yang kamu buat.

Dasar-dasar kepenulisan SEO di atas harus kamu ketahui terlebih dahulu, agar artikel yang kamu tulis dapat lebih optimal dan sesuai target sasaran.

Baca juga : Harga komponen PC turun, kamu bisa rakit yang sesuai denganmu

This Post Has 0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top