skip to Main Content
+62 857-0817-8332 triplec@trunojoyo.ac.id

Mengenal Dasar UI/UX Design dan Pembuatan Tampilan Web yang Ramah Pengguna

Penulis: Ahmad Arfani

Editor: Ahmad Arfani

Memahami Perbedaan Antara UI dan UX

User Interface (UI) berfokus pada aspek visual dan estetika yang tampak di layar. Ini mencakup pemilihan palet warna, tipografi, bentuk tombol, animasi, hingga tata letak elemen grafis. Sementara itu, User Experience (UX) mencakup keseluruhan rasa dan alur pengalaman yang dialami pengguna saat berinteraksi dengan sistem tersebut, mulai dari kemudahan menemukan menu, kecepatan navigasi, hingga tingkat kepuasan saat menyelesaikan suatu tugas di dalam web.

Analogi sederhananya dapat dilihat pada sebuah cangkir kopi. Bentuk cangkir yang estetik, warna keramik yang elegan, dan motif lukisan di permukaannya adalah bagian dari UI. Namun, posisi pegangan cangkir yang ergonomis, bahan yang tidak menghantarkan panas ke tangan, serta kenyamanan bibir cangkir saat diminum merupakan hasil dari UX yang baik. Pada sebuah website, UI yang memukau akan menjadi sia-sia jika UX-nya buruk, misalnya ketika tombol pembelian dibuat sangat indah namun disembunyikan di menu yang sulit ditemukan.

Prinsip Utama Perancangan Antarmuka yang Nyaman

Menciptakan desain web yang ramah pengguna memerlukan penerapan beberapa prinsip visual yang terstruktur:

  • Hirarki Visual dan Teks: Informasi harus disusun berdasarkan tingkat kepentingannya. Gunakan ukuran, ketebalan font, dan bobot visual yang berbeda antara judul utama, subjudul, dan teks isi agar pengguna dapat memindai (scan) halaman web dengan cepat tanpa merasa kewalahan.

  • Keterbacaan (Readability): Pastikan kontras warna antara teks dan latar belakang memenuhi standar keterbacaan, seperti teks gelap di atas latar terang. Hindari jenis huruf dekoratif untuk paragraf panjang dan gunakan jarak antar-baris (line height) yang cukup agar mata tidak cepat lelah.

  • Konsistensi Visual: Pertahankan keseragaman elemen di seluruh halaman, mulai dari penggunaan palet warna utama dan aksen, bentuk sudut tombol (border radius), hingga sistem jarak (spacing/grid). Konsistensi membangun keakraban visual yang membuat pengguna merasa aman dan terbiasa saat menjelajahi web.

Memulai Latihan Desain dengan Perangkat Gratis

Memulai eksplorasi UI/UX tidak menuntut perangkat berbayar yang mahal. Saat ini, Figma menjadi standar industri yang dapat diakses secara gratis langsung melalui peramban web. Figma sangat mumpuni untuk melatih pembuatan wireframe, menyusun komponen antarmuka yang presisi, hingga membangun prototipe interaktif. Sebagai alternatif yang lebih santai, Canva dapat dimanfaatkan untuk melatih kepekaan visual dasar, eksplorasi kombinasi warna, serta menyusun moodboard referensi desain sebelum melangkah ke pembuatan tata letak web yang lebih detail.

Kesimpulan

Membangun tampilan web yang ramah pengguna pada hakikatnya adalah seni menyeimbangkan daya tarik visual (UI) dan kenyamanan interaksi (UX). Desain yang baik bukan hanya tentang membuat halaman web terlihat modern, melainkan bagaimana memandu pengguna mencapai tujuannya dengan mudah melalui penerapan hirarki teks yang jelas, kontras yang terbaca, serta konsistensi tata letak. Dengan memanfaatkan platform gratis seperti Figma dan Canva, siapa pun dapat mulai mengasah kepekaan desain dan mempraktikkan prinsip-prinsip tersebut secara nyata untuk menghasilkan antarmuka web yang intuitif dan profesional.

This Post Has 0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top
JOIN US